Petugas tanggap darurat harus mengikuti prosedur standar mereka tentang kecelakaan kendaraan.
Cari pengidentifikasi yang menunjukkan bahwa kendaraan tersebut adalah sepeda motor bertenaga listrik. Pengidentifikasi bisa saja tersembunyi atau rusak saat kecelakaan atau kebakaran. Cari label peringatan tegangan tinggi atau kabel dan kawat oranye untuk mengidentifikasi kendaraan listrik.
Periksa tanda-tanda kerusakan pada kendaraan seperti kawat yang terbuka, konektor yang rusak, atau rumah komponen yang rusak.
Periksa tanda-tanda bunga api, api, atau suara menggelegak pada baterai. Asap dan asap uap bisa berbahaya dan/atau mudah terbakar. Jika bagian internal baterai terpapar dan/atau bocor, baterai tersebut harus dianggap korosif dan/atau mudah terbakar. Lakukan pencegahan dengan Alat Pelindung Diri (PPE) dan Alat Pernapasan Bertekanan Udara (SCBA) secara lengkap.
CATATAN
Baterai dengan suhu di atas 65 °C (150 °F) melebihi suhu sekitarnya mungkin menunjukkan baterai yang rusak atau terlalu panas.
Lihat Gambar 1. Periksa peningkatan suhu panas pada baterai. Ini merupakan tanda baterai rusak, yang bisa menyebabkan baterai terlalu panas sehingga dapat menyebabkan kebakaran di kemudian hari. Hindari kontak dengan baterai yang rusak karena bisa saja terdapat bahaya sengatan listrik.
1Sistem penyimpanan energi yang dapat diisi ulang (RESS) (Baterai tegangan tinggi)
Gambar 1. Area Pemeriksaan Suhu